Pembelajaran jarak jauh (PJJ) menggunakan e-learning kini menjadi kebutuhan pokok bagi pendidikan nasional. Sejumlah kalangan berupaya agar fasilitas modern tersebut dapat memberikan peran lebih besar dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Termasuk yang dilakukan kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK). Ada tiga fitur unggulan dalam e-Learning Madrasah. Pertama ada Kelas Online, fitur ini berisi konten pembelajaran, pembuatan standar kompetensi, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Selain itu, ada juga mengenai materi pembelajaran, jurnal guru, pengolahan penilaian harian, ujian berbasis komputer (CBT) dan pengolahan nilai rapor. Kedua, ada Guru Berbagi, fitur ini disediakan untuk para guru madrasah untuk saling berbagi informasi dan kreativitasnya. Cara berbagi informasinya pun cukup dengan mengunggahnya saja melalui aplikasi. Selain itu, disediakan juga fasilitas komentar dan menyukai sebagai sarana interaksi para guru. Fitur ketiga yakni Forum Komunitas Madrasah, di sini para siswa dan guru bisa saling berinteraksi membuka forum diskusi. "e-Learning Madrasah dibuat senyaman mungkin bagi para pengguna agar mampu menarik semangat belajar dengan mudah, cepat dimanapun dan kapanpun. Ada sejumlah tambahan fitur yang disematkan pada e-learning antara lain fitur video conference antara guru dan siswa dalam kelas online. Di dalam fitur terdapat pilihan untuk share screen, chatting, mute/unmute, full screen dan lain-lain.
Portal Rumah Belajar adalah salah satu platform yang dikembangkan oleh Pusdatin Kemdikbud. Di portal rumah belajar terdapat fitur utama dan fitur pendukung. Fitur utama dalam rumah belajar antara lain Sumber belajar, Kelas maya, laboratorium maya, dan Peta budaya. Selain itu ada pula fitur pendukung yakni, wahana jelajah angkasa, Buku sekolah elektronik, dan lain-lain. Fitur-fitur tersebut sangat bermanfaat untuk guru maupun peserta didik dalam menunjang proses pembelajaran jarak jauh seperti saat ini.
E-learning madrasah sangat cocok jika
dikombinasikan dengan rumah belajar apalagi dalam penerapannya mengguakan model
pembelajaran Reseach Bassed Learning. Dimasa PJJ seperti saat ini pembelajaran
Reseach Bassed Learning cocok diterapkan. RBL adalah model pembelajaran yang
langsung menghadapkan peserta didik dengan sejumlah sumber belajar secara individu.
Jadi, dalam RBL guru bukan merupakan sumber belajar satu satunya. Peserta didik
dapat belajar dimana saja. Langkah-langkahnya dapat berupa:
Kegiatan awal
1.
Guru
membuat kelas online yang ada di elerning dan mengundang peserta didik untuk
bergabung
2.
Guru
membuat grup WA untuk komunikasi
3.
Guru
mendownload bahan ajar berupa buku elektronik di rumah belajar dan di upload di
kelas online sebagai acuan materi pembelajaan selama satu semester
4.
Guru
membuat RPP yang akan diajarkan pada saat itu
5.
Guru
menyematkan link sumber belajar yang ada di portal Rumah Belajar berupa video
ataupun web
6.
Guru
membuat meeting room dan mengirimkan linknya melalui WA grup
Kegiatan Inti
1.
Peserta
didik masuk kelas virtual room untuk mengikuti materi
2.
Guru
mengabsen peserta didik
3. Guru
mengajar materi menggunakan metode resource bassed learning dan peserta didik
menyimak materi.
4.
Guru
menutup meeting room dan membuka diskusi di grup chat yang ada di kelas online
Kegiatan Penutup
1. Guru
menginformasikan ke peserta didik untuk mengklik tautan sumber belajar yang
terhubung langsung dengan rumah belajar
2. Guru
mengirimkan link google form untuk diisi sekaligus mengirimkan tugasnya di form
tersebut jika ada tugas yang di berikan
A. Tujuan
Untuk
berbagi kepada guru-guru madrsah ataupun sekolah umum untuk memanfaatkan e-learning madrasah
dan Rumah Belajar (RB) di Masa Pandemi COVID-19 dengan Menerapkan Model Pembelajaran
Resource-Based Learning
B. Sasaran
Guru-guru madrasah dari setingkat MI, MTs,
MA/MAK ataupun sekolah umum lainnya yang menggunakan e learning sebagai media pembelajaran
C. Strategi
Tatap Maya
0 Komentar